Konversi Digital to Analog dan Analog to Digital


Sinyal digital merupakan sinyal yang berubah secara berkesinambungan dari tegangan atau arus minimum ke maksimum. Tugas pengubah D/A ialah mentrasformasikan masukan digital menjadi keluaran analog.

Penguat operasional merupakan penguat yang serba guna dan mempunyai karakteristik-karakteristik yang penting sebagai berikut:

1. Impedansi masukan tinggi

2. Impedansi keluaran rendah

3. Penguatan tegangan berubah-ubah yang diset oleh harga resistor eksternal

Pengubah analog ke digital (pengubah A/D) membalik proses dari pengubah D/A. Tegangan analog yang tak diketahui dimasukkan kedalam pengubah A/D, dan akan muncul keluaran biner yang bersangkutan. Keluaran biner tersebut berbanding lurus dengan masukan analog.

Penggunaan IC AD

Pabrik menghasilkan ratusan pengubah analog ke digital yang berbeda dalam bentuk IC. Dengan menggunakan teknologi CMOS modern, banyak gambaran yang dapat ditambahkan terhadap perubahan A/D IC sementara yang penghamburan daya tertahan dan pembayarannya dengan level yang rendah.

Download materi selengkapnya disini

Download materi lengkap Sistem Digital 2 disini


Baca Artikel Lain :

About Dian Novtani

adalah seorang yang biasa saja dan tidak ada yang bisa di banggakan dengan ilmu yang sedikit hanya untuk berbagi kepada dunia. Follow twitter : @dianovers

Posted on October 21, 2012, in Perkuliahan, Sistem Digital 2 and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Tinggalkan Komentar Anda Disini dan Budayakan Komentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: